Cinta yang Tak Terucap
80 episode · 80/80 tập
Qin Muxue terbaring di ranjang rumah sakit, kata-kata mengejutkan Dokter Ding masih terngiang di telinganya: dia hamil. Seharusnya ini kabar bahagia, namun dalam semalam hidupnya terbalik. Pandangannya menembus celah pintu kamar rumah sakit ke lorong, tempat Mu Junhao sedang memeluk wanita lain, sama sekali mengabaikannya. Hatinya seperti dihantam palu godam, keterkejutan dan rasa sakit bercampur, dan saat menatap perutnya yang belum terlihat, dia hanya merasakan kesedihan yang dalam. Ini adalah buah cinta mereka, namun bayi yang belum lahir sudah menghadapi tragedi diam-diam. Benih balas dendam diam-diam tumbuh di hatinya. Amarah dan rasa sakit menusuknya seperti bilah tajam. Wanita lain itu telah menjadi kenangan paling memalukan dalam hidupnya, sekaligus bukti kuat pengkhianatan pernikahan Mu Junhao. Dia menatap langit kelabu di luar jendela dan mulai merencanakan balas dendam besar. Dia ingin Mu Junhao melihat wajah aslinya dengan mata kepalanya sendiri. Dia tahu jalan ini akan penuh rintangan, tetapi dia siap, dengan keyakinan dan keberanian untuk menghadapi setiap ujian. Cahaya tekad berkilau di mata Qin Muxue, seperti mercusuar dalam kegelapan yang menerangi jalannya. Meski jalan balas dendam penuh ketidakpastian dan kesulitan, dia tidak takut. Dia bersumpah akan membesarkan anaknya dalam lingkungan yang sehat, dan menjadi kuat serta mandiri. Dia akan menggunakan kebijaksanaan dan keberaniannya untuk membongkar setiap kebenaran, agar Mu Junhao membayar harga yang pantas atas pengkhianatannya. Dia mulai mempersiapkan diam-diam, tanpa melewatkan detail sedikit pun. Dia tahu ini bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk bayi yang belum lahir. Dia ingin Mu Junhao memahami bahwa pengkhianatan harus dibayar mahal, dan dialah, Qin Muxue, yang akan membuatnya menyesal tanpa henti. Dalam pertarungan balas dendam ini dia mungkin kehilangan banyak hal, tetapi dia yakin bahwa pada akhirnya dia akan merebut kembali martabat dan kebahagiaannya.